Kepala Sekolah Dasar Inpres Ndora, Nagekeo Yang ditikam mati oleh salah satu orang tua murid di sekolahnya pada 8 Juni 2021
Ibu DELFINA AZI S.PD memang kita tidak saling kenal. Namun, karena sejak kemarin dan hari ini saya disajikan tulisan tentang Ibu Delfina Azi yang adalah seorang Sekolah Dasar dan menjadi korban kebrutalan dan kebiadaban seseorang yang adalah orang tua murid.
Ibu Delfina, mungkin sejak kecil di Desa Gero sebuah Desa di sebelah Utara Aimali, Boawae-Flores, Ibu bercita-cita menjadi Guru. Cita2 itu sangat bagus, cita2 yang indah dan mulia. Saya juga dahulu bercita-cita yang sama. Hari ini saya bekerja dan sambil menjadi guru untuk ikut berbagi ilmu bagi anak-anak muda yang belajar di bidang studi dan kerja saya.
Kami tidak tahu mengapa si pembunuh itu datang dengan membawa pisau, bukan kata- kata jujur memelas mengatakan bahwa dia belum bisa bayar uang sekolah, misalnya? Mengapa dia datang dengan persiapan untuk membunuh seseorang? Apakah anak itu atau setiap anak diingatkan setiap minggu atau di setiap bulan bahwa dia atau mereka belum membayar uang sekolah, tidak menunggu sampai hari ujian? Apakah sekolah Ibu mengingatkan anak-anak pakai surat, atau melalui pesan lisan atau dengan cara marah-marah? Kami tidak tahu sampai di mana peran Komite Sekolah dalam kasus anak anak kita yang mana orang tuanya tidak dapat membayar uang sekolah? Apakah orang tua murid pernah didatangi untuk mengetahui kesulitan apa yang dihadapi sehingga dia atau mereka mengalami kesulitan untuk membayar uang sekolah anaknya atau anak mereka? Masih banyak dan banyak lagi pertanyaan yang saya dan kami2 di mana-mana ingin ajukan, namun sayang Ibu Delfina Azi tidak dapat lagi memberikan jawaban, karena Ibu telah terbaring kaku di dalam liang kubur, dan arwah Ibu telah melakukan perjalanan panjang menghadap Sang Pencipta.
Pembunuh kejam, sadis, & Tidak Beradab
Ibu Delfina, Azi saya akan mengenang peristiwa pembunuhan ini sebagai pembunuhan yang paling kejam, sadis dan tidak beradab karena:
- Pembunuh menghilangkan nyawa Ibu Guru seorang wanita yang tidak dapat melawan pembunuhnya.
- Pembunuh telah merampas masa depan anaknya sendiri dan keturunannya untuk bersekolah di sana paling tidak untuk rentang waktu tertentu.
- Pembunuh adalah seorang penakut, cengeng karena yang dibunuhnya adalah seorang wanita lemah.
- Pembunuh adalah manusia berhati iblis yang tidak mempedulikan tatanan kehidupan beragama, bermasyarakat adat dan hukum.
- Pembunuh adalah manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap pendidikan dan masa depan anaknya serta keluarga besarnya, dan anak- anak didik karena dia lebih suka masuk penjara.

Comments
Post a Comment