Kebesaran Jiwa, 13 :54-58
Kelemahan kita untuk dapat mengenal karya Allah melalui orang dekat adalah karena kita kurang dapat memberi penilaian secara obyektif mengenai kebenaran yang dialaminya. Banyak orang cenderung ingin mencari sensasi, mencari peristiwa yang luar biasa untuk dapat mengakui sebagai karya Allah. Sebagai orang beriman hendaknya kita memiliki kerendahan hati untuk dapat menerima kebenaran obyektif sebagai karya Allah entah siapapun orangnya. Bisa jadi Allah berkarya melalui orangtua kita, anak kita, murid kita, sahabat dekat kita, pacar kita, juga melalui orang-orang yang kurang kita sukai. Yang penting kita dapat melihat buah-buah hidup yang disampaikannya bukan melihat siapanya. Dalam Injil hari ini, kita melihat bahwa keputusan dibuat antara pembicara dan apa yang diucapkan. Orang-orang di kampung halaman Yesus tidak terbuka terhadap pribadinya dan karnanya tidak terbuka terhadap kebenaran. Ketika kita menantang diri kita untuk mendengarkan apa yang dikatakan dan bukan bagaimana dikatakan ...